menemukan-Mu dalam bait-bait diriku

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 13 Desember 2015

Kembali

aku semakin tertawa melihat diriku sendiri setelah menertawai yang lain. Ah tidak karuannya hidupku semakin menjelma penyakit akut stadium akhir. mengapa demikian, tanyaku pada dinding kamar yang menutupi kebingunganku. sambil menunjuk beberapa sudut yang selalu menjadi tempat mengatakan kekesalanku. berhari-hari melelapkan diri di sebuah ruang menjadikanku tak tertarik dengan apa yang di luar sana. aku bukan kurang piknik atau tidak ada yang mengajak untuk pergi, melainkan proyek piknik menyelami diri sendiri pun belum selesai. kamu kurang santai? kata Idris di suatu senja yang berhujan. justru aku yang paling santai, lihat teman-temanku memiliki etika akademik, sehingga akan segera menggelar sarjana.lihat sekalian mereka yang sudah pandai mencari nafkah, yang bersemangat hidup dan memperbaiki keadaan. sedangkan, diriku selalu disini menunggu hari berlalu dan menjadikannya tak berarti. kamu kurang bersyukur? kata Ma'ruf di suatu malam yang berisik. dimana kamu bisa melihat syukurku kawan? jika bibir hanya pedang dan ayunan pedang merupakan tindakannya. kemudian aku mengajaknya keluar sambil menadahkan tubuh hina ini pada langit yang merintikkan hujan, aku memang kurang dari apapun yang bisa kau sebutkan kawan, dari apa yang sedang kau terjemahkan padaku, dari apa yang sudah kau duga-duga padaku. aku memang begini, tidak diketahui dan dikubur dalam-dalam. dan pada akhirnya, apapun itu kita dipertemukan untuk bercerita oleh yang memiliki, Alwan .
Share:

Sabtu, 08 November 2014

Doa Pagar Diri

ALLAHUMMA SOLLI ALA SAYYIDINA MUHAMMADIN AN NURIDZAATI WA SIRRI ASSARI FI SAAIRIL ASMA'I WASSIFATI WA'ALA ALIHI WASAHBIHI WASALLIM.

artinya :
Ya Allah berikanlah rahmat keselamatan dan berkah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW merupakan cahaya Dzat (Allah) dan merupakan rahasia yang mengalir pada seluruh nama dan sifat dan berikanlah  pula salam sejahtera, barokah atas keluarganya dan para sahabatnya.

teks diatas adalah sahalawat nuridzati, karya Sidi Al Imam Abu Al Hasan As Syadzuli pemimpin besar tarekat syadzuliyah yang di lahirkan di kota wali, ialah mesir. Beliau berkata, membaca shalawat an nuridzati 1 kali sama halnya dengan 100.000 membaca shalawat.
manfaat membaca shalawat tersebut seperti yang sudah di jelaskan K.H. Musyafa' Ali penyusun kitab Al Khasaisul Kafiyah diantaranya :

1. Pagar diri, dari mara bahaya baik dari kejahatan manusia atau bangsa lainya. kaifiyah/tata caranya ialah puasa di mulai hari selasa, rabu, kamis. shalat hajat setiap malamnya dengan membaca shalawat sebanyak-banyaknya. dosis yang baik setiap malam/hari puasa tersebut 1000x. setelah selesai, maka cukup dibaca setiap harinya 14 kali.

2. Kecerdasan/ilmu laduni, beliau Ustadz Abdurrahman Kaliloka pernah mengijazahi saya Shalawat An Nuridzati untuk kecerdasan. tata caranya sama dengan nomor pertama.

3. Pengobatan, shalawat tersebut di baca hitungan ganjil 7/14 dst, tiupkan pada air. yakinlah Allah yang menyembuhkan.

untuk izin pengijazahan/silsilah kelimuan, bisa hubungi saya. 

Share:

Blogger templates